

foto: (cnbcindonesia)
Tiga provinsi di Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat) hingga hari ini masih berjuang bangkit setelah diterjang banjir bandang sejak November lalu.
Bencana ini tidak hanya melumpuhkan aktivitas masyarakat, tetapi juga merenggut ribuan nyawa. Infrastruktur vital hancur, rumah-rumah rusak, dan ribuan penyintas kini bertahan dengan logistik seadanya, menata ulang hidup mereka dari nol.
Namun di tengah perhatian kita pada kebutuhan fisik, ada satu kebutuhan krusial yang sering luput dari perhatian: kebutuhan jiwa dan ketenangan hati.
Temuan relawan di lapangan menunjukkan ribuan mushaf Al-Qur'an di masjid-masjid dan rumah warga rusak total akibat lumpur. Bagi para lansia dan santri TPA, kehilangan Al-Qur'an sama pedihnya dengan kehilangan harta benda.
Terlebih, hanya tersisa 34 hari menuju bulan suci Ramadhan.
Ramadhan yang seharusnya disambut dengan ketenangan ibadah, kini dihadapi dengan keterbatasan
foto: (detikcom)
Sahabat, ini bukan sekadar donasi. Ini panggilan kemanusiaan. Ini panggilan kepedulian. Mari bersama kirimkan bantuan dalam bentuk paket lengkap:
Bantuan Fisik: Sembako, obat-obatan, alat mandi, dan hunian sementara.
Bantuan Hati: Wakaf Al-Qur'an baru sebagai pelipur lara.
Target kami, Al-Qur'an baru ini sudah ada di tangan mereka sebelum Tarawih pertama digelar.
Mari bersama hapus duka Sumatera.
Mari hadirkan harapan baru untuk mereka.
Kirimkan bantuan terbaikmu sekarang. Karena kebaikan kecil kita, bisa menjadi cahaya besar bagi mereka.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik