

1000 Hijab untuk Korban Banjir Sumatera
Banjir yang melanda wilayah di Sumatera tidak hanya merusak rumah dan lingkungan, tetapi juga mengguncang kehidupan banyak perempuan. Di tengah kondisi darurat, mereka terpaksa meninggalkan tempat tinggal, mengungsi dengan apa adanya, dan menjalani hari-hari dalam keterbatasan yang jauh dari kata nyaman.

(Foto: Antara Foto/Yudi Manar)
Bagi perempuan, hijab bukan sekadar pakaian. Hijab adalah bagian dari identitas, rasa aman, dan cara menjaga diri. Namun dalam situasi bencana, kebutuhan sederhana ini sering kali terabaikan. Banyak dari mereka harus mengungsi tanpa sempat membawa pakaian yang layak, termasuk hijab yang biasa mereka gunakan sehari-hari.
Berdasarkan data BNPB pada periode 9–18 Desember 2025, tercatat 61.327 pengungsi perempuan terdampak banjir di Sumatera. Di pengungsian, sebagian dari mereka terpaksa menggunakan hijab yang sudah tidak layak karena keterbatasan yang mereka hadapi sejak hari pertama bencana.
Sobat ACI, mari bersama menguatkan saudari-saudari muslimah kita melalui program “1000 Hijab untuk Korban Banjir Sumatera”. Satu hijab yang kita berikan mungkin terasa sederhana, namun bagi mereka, itu adalah bentuk kepedulian, penguat hati, dan pengingat bahwa mereka tidak sendirian. Dengan berbagi hijab, kita membantu mereka kembali merasa nyaman dan percaya diri.
Mari kirimkan kehangatan melalui sehelai hijab, dan kembalikan senyum para muslimah di Sumatera.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik