Mengukir Senyum di Kampung Bulu, 25 Anak Yatim Merasakan Hangatnya Kepedulian

BEKASI, 5 September 2026 — Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai pertemuan bersama 25 anak di Kampung Bulu, Tambun, Bekasi. Mereka mengikuti rangkaian Program Yatim Ayasofya Center Indonesia (ACI) dan Hayrat Yardim melalui kolaborasi dengan Laznas Dewan Dakwah. Dalam kesempatan tersebut, para relawan mengajak anak-anak bermain berbagai game interaktif sekaligus berbagi bingkisan berupa sembako dan uang tunai.

Sejak awal, relawan mengajak anak-anak mengikuti ice breaking dan permainan interaktif. Mereka tampak antusias mengikuti setiap tantangan, tawa pun terdengar di sela-sela permainan yang menciptakan suasana semakin akrab antara anak-anak dan para relawan. Tak berhenti pada permainan, para relawan kemudian mengajak mereka berinteraksi dan menikmati waktu bersama.

Salah seorang anak mengaku senang mengikuti rangkaian acara tersebut.

“Saya senang bisa ikut bermain dan berkumpul bersama hari ini. Terima kasih karena sudah datang dan memberikan sembako serta uang tunai. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus ada,” ujarnya.

 

Usai sesi ice breaking, para relawan menyerahkan bingkisan berupa sembako dan uang tunai kepada 25 penerima manfaat. Bingkisan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan mereka sehari-hari.

 

Menghadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Lebih dari sekadar penyerahan bingkisan, kolaborasi di Kampung Bulu menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk berinteraksi dan menikmati suasana yang lebih dekat dengan para relawan. Karena itu, relawan memasukkan ice breaking sebagai bagian penting dalam rangkaian acara. Melalui permainan sederhana, anak-anak yatim dapat berbaur, tertawa, dan membangun kedekatan dengan orang-orang yang hadir.

 

Pengasuh yang mendampingi mereka pun menyambut baik perhatian tersebut. Menurutnya, kehadiran para relawan memberikan pengalaman yang berarti bagi anak-anak.

“Kami sangat berterima kasih kepada ACI, Hayrat Yardim, dan Laznas Dewan Dakwah yang telah hadir dan berbagi bersama anak-anak. Bagi mereka, perhatian dan kebersamaan seperti ini sangat berarti. Mudah-mudahan apa yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi anak-anak,” ujar pengasuh.

Melalui program tersebut, ACI, Hayrat Yardim, dan Laznas Dewan Dakwah tidak hanya menghadirkan dukungan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga membangun kedekatan dengan para penerima manfaat. Pada akhirnya, 25 anak  yatim di Kampung Bulu membawa pulang sembako dan uang tunai. Tidak hanya itu, mereka juga membawa pengalaman dari permainan, tawa, dan kebersamaan yang berlangsung hari itu.

 

Sebab, kebaikan tidak selalu hadir dalam bentuk materi. Waktu, perhatian, dan kesediaan untuk hadir bersama juga dapat menjadi bentuk kepedulian yang meninggalkan kesan.

 

Mari Teruskan Kebaikan Bersama ACI

Kisah di Kampung Bulu menjadi salah satu gambaran bahwa kepedulian dapat tumbuh dari langkah sederhana. Ketika lebih banyak pihak ikut bergerak, semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Setiap kontribusi dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan harapan bagi anak-anak, keluarga prasejahtera, dan masyarakat yang membutuhkan.

 

Sahabat ACI, mari teruskan kebaikan dan perluas manfaat bersama. Kamu dapat mengambil bagian dalam berbagai program kemanusiaan Ayasofya Center Indonesia melalui website resmi ACI.